·

Senin, 01 Desember 2008

Chorus of the Hebrew Slaves - Koor Marturia HKBP Tebet


.
Sai tu Ho do di ra nap rohangku
ale tano sambulonni tondingku
Ho do huta na sun hi na uli
Ditongani tombak mansai suhi
Molo hundul di topi ni aek Jordan
sai hutatap tu Sion inganan na sonang i
O, sugari marhabong tondingku
Habangma au tu Ho haporusan ki..

R: Marsaringar sarune na ro bi disi
Tung hohom do sude hu maliang
Sai marsurak ma ho baritahon ma i
Tu sude bangso ditanoon

O Jerusalem na badia,
Sai pamalum holsoni rohangku,
jalo ma ende nami ale Debata
Sai tangihon nang tangiang nami on

Ref.

Sai tangihon tangiang nami on 2x
Sai tangihon Tuhan!

DPW PPRN Sumut Bantu Gereja HKBP Melati


Dewan Perwakilan Wilayah Partai Peduli Rakyat Nasional Sumatera Utara dibawah pimpinan Drs P Nurdin Manurung melakukan bakti sosial dengan merehab Gereja HKBP Melati di jalan Gaharu I No 125 Medan (11/11). “kepedulian ini adalah salah satu wujud nyata Partai PPRN sebagai partai yang peduli kepada rakyat” ujar Drs P Nurdin Manurung kepada seluruh jemaah Gereja HKBP Melati saat memberikan kata sambutan.
.
“Saya melihat dan saya harus membantu Gereja HKBP melati ini, karena gereja ini sering tergenang air hujan, sehingga aktivitas beribadah pun terganggu, dengan inilah kami memberi bantuan untuk meringankan beban renovasi Gereja” ujar Nurdin Manurung yang peduli dengan rakyat Sumatera utara dan juga caleg No I DPRD SU dari Dapem Medan.
.
Dalam kesempatan yang sama ketua panitia pengumpulan dana Gereja HKBP Melati A Pea SE mengatakan bahwa seluruh jamaah mengucapkan terima kasih kepada Partai PPRN yang betul betul peduli kepada rakyat , jamaah salut dan terharu pada PPRN yang betul berbuat untuk kepentingan Rakyat.
.
Pemberian bantuan dilakukan oleh oleh Drs P Nurdin Manurung diikuti pengurus DPW PPRN Sumut dan Wakil Ketua DPW PPRN SU Japansen Sinaga SH MHum dan DPD PPRN Medan bersama beberapa caleg PPRN. Sebagai ungkapan terima kasih para jemaah terlihat antusias memberikan cendramata dengan cara mengulosi ketua DPW PPRN Sumut yang juga caleg DPRDSU dengan No 1 untuk dapem kota Medan.
.
Sumber : PPHE Green Media

HKBP Kernolong Merayakan UlangTahun Ke-89

Sekelumit Sejarah HKBP Jakarta
.
Pendahuluan
.
Gereja HKBP Kernolong Ressort Jakarta (dulu disebut HKBP Jakarta Ressort Jakarta) adalah gereja HKBP pertama di luar Sumatera. Pada awal abad ke XX terjadi migrasi besar-besaran ke luar Tapanuli terutama ke Sumatera Timur. Karena pendidikan formal yang telah pernah mereka peroleh, maka orang-orang Batak tidak sulit untuk mendapat pekerjaan sebagai tenaga buruh atau pegawai di perkebunan, di perusahaan-perusahaan maupun di kantor-kantor swasta dan pemerintah. Hal itu lebih mendorong lagi terjadinya mobilitas sosial di kalangan masyarakat Batak baik secara horizontal maupun vertical.
.
Masyarakat Batak kemudian berlomba-lomba untuk menyekolahkan anak-anaknya. Semakin lama daerah perantauan orang Batak semakin meluas. Mulailah orang Batak pergi merantau ke Semenanjung Malaya dan juga ke pulau Jawa.
.
Perintis HKBP di Jakarta
.
Dengan selesainya Perang Batak pada tahun 1907 hubungan komunikasi antara Tapanuli dan dunia luar semakin lancar. Demikianlah pada awal abad ke XX mulailah datang beberapa pemuda Batak Kristen merantau ke Jakarta yang pada waktu itu masih disebut Batavia.
.
Salah seorang pemuda Batak Kristen yang pertama datang merantau ke Jakarta tepatnya tahun 1907 ialah Simon Hasibuan, seorang tamatan Seminari Pansurnapitu. Oleh karena Pemuda Kristen Batak jumlahnya masih sedikit dan kebaktian berbahasa Batak belum ada maka mereka menumpang ke jemaat-jemaat yang ada di Jakarta. Akan tetapi jumlah pemuda Batak itu setiap tahun semakin bertambah.
.
Menurut F. Harahap dan M. Nababan yang sudah berada di Jakarta sejak tahun 1910-an, pada tahun 1917 sudah ada di Jakarta lebih kurang 30 orang Batak yang beragama Kristen. Lima diantaranya sudah berkeluarga, sedangkan yang lainnya adalah pelajar di Ambach School (Sekolah Tehnik) di Kampung Jawa Kota dan Perawat di RS Salemba dan RS PGI Cikini yang sekarang. Sebagian besar dari mereka tinggal di Sawah Besar.
.
Karena belum adanya jemaat Batak, maka para pemuda ini bergerejanya berganti-ganti dari satu jemaat ke jemaat yang lain, yaitu: Indische Kerk (Gereja Protestan di Indonesia), Gereformeerde Kerk (Gereja Kristen Indonesia), Gereja Methodis dan Gereja Katolik.
.
Dari sekilan banyak jemaat di Jakarta, jemaat Kwitang-lah yang lebih sering didatangi oleh para pemuda Batak. Ds. L. Tiemersma sebagai pendeta jemaat Gereformeerde Kerk (Gereja Kristen Indonesia) sangat gigih memberikan pelayanan kepada orang Batak Kristen meskipun ada larangan dari Pemerintah Hindai Belanda. Pada tahun 1917 Ds. L. Tiemersma meminta agar para pemuda Batak menghadiri kebaktian di jemaat mereka di Hollands Cinesche School di Gang Chasse disamping rumah Ds.L. Tiemersma. Kebaktian dilakukan bersama-sama dengan orang Tonghoa, Ambon, Menado, dan Jawa di dalam bahasa Melayu. Ds.L. Tiemersma sangat suka bilamana mendengarkan para orang Batak tadi menyanyikan koor lengkap dengan empat suara. Setelah kebaktian berlangsung 4 bulan lamanya, pada tanggal 10 Oktober 1917 Ds. L. Tiemersma bersama dengan Guru F. Harahap memprakarsai untuk menyewa tiga buah rumah, satu untuk ditempati Guru F. Harahap dan dua lagi untuk ditempati pemuda Batak lainnya. Sewa ketiga rumah tersebut ditanggung oleh Gereja Kwitang. Letak rumah yang disewa tersebut di perbatasan Sawah Besar dan Kebun Jeruk No.18.
.
Surat Keliling Immanuel
.
Tidak lama kemudian dimuat pemberitahuan dalam “Surat Keliling Immanuel” yang dicetak di Laguboti. Pemberitahuan yang merupakan iklan itu berbunyi:
.
Boa-Boa
.
Manang ise sian hamoe ama manang ina,
na naeng marsoeroe ianakkonmoena toe Betawi,
parsikkola manang mandjalahi karedjo,
asa torang diboto hamoe baritana,
tu ahoe ma ibana di soeroe ro.
Alamathoe: F. Harahap, tinggal di perbatasan ni
Sawah Besar dohot Keboen Djeroek No. 18 Betawi
.
Sesudah pengumuman tersebut beredar maka berdatanganlah para pemuda Batak Kristen ke Jakarta, dua atau tiga orang setiap bulan. Pada umumnya para pemuda ini cukup rajin datang ke gereja, karena disamping ingin menghadiri kebaktian, mereka ingin juga saling bertemu satu dengan yang lain. Lama kelamaan jumlah orang Batak di Jakarta pun makin banyak. Beberapa diantaranya ada yang dapat berbahasa Belanda dan Melayu (Indonesia), tetapi lebih banyak pemuda Batak tersebut yang praktis hanya menguasai bahasa Batak. Oleh karenanya wajarlah kalau beberapa dari orang Batak meminta supaya diadakan saja kebaktian berbahasa Batak agar mereka dapat memahami khotbah-khotbah yang disampaikan. Permintaan ini disampaikan kepada Ds.L. Tiemersma yang kemudian menyetujuinya.
.
Kebaktian Berbahasa Batak Yang Pertama
.
Keinginan untuk melakukan kebaktian ber-bahasa Batak tersebut akhirnya terwujud dengan suasana yang baik pada tanggal 20 September 1919 – tanggal inilah yang oleh rapat panitia ulang tahun ke-89 dan majelis ditetapkan menjadi hari lahirnya HKBP Kernolong Ressort Jakarta. Kebaktian ber-bahasa Batak ini dipimpin oleh Guru S. Hasibuan, F, Harahap dan Sutan Harahap. Anggota jemaat sementara sudah mencapai 50 0rang. Diantaranya terdapat Merari Siregar, salah satu pelopor Bahasa Indonesia yang kemudian terkenal dengan bukunya: Azab dan Sengsara. Karena kebutuhan akan pelayanan yang lebih baik maka diputuskan untuk meminta ke HKBP Pusat di Tarutung untuk mengutus seorang pendeta yang dapat menjadi pelayan penuh di Huria Kristen Batak di Jakarta. Pada bulan Maret 1922 tibalah di Jakarta dari Sipirok Pdt. Mulia Nainggolan beserta keluarga (isteri dan tiga orang anak).
.
Usaha-Usaha untuk membangun Gereja HKBP pertama di Jakarta
.
Pada tahun 1927 Pdt. Mulia Nainggolan memasuki masa pensiun, dan yang menggantikan beliau adalah Pdt. Peter Tambunan, ayahanda dari Dr. A.M. Tambunan, bekas Menteri Sosial RI. Begitu datang ke Jakarta maka Pdt. Peter Tambunan memberitahukan kepada jemaat tekadnya untuk mendirikan gedung gereja milik HKBP. Selanjutnya dengan tidak kenal lelah Pdt. Peter Tambunan berusaha agar semua anggota jemaat ikut serta memikirkannya. Dengan bantuan Ny. Ds. Gouw Khiam Kiet yang memberikan bantuan F.500 jemaat yang dipimpin Pdt. Peter Tambunan melakukan cara-cara pengumpulan dana sbb:
.
- para pekerja kantor mengedarkan inteekenlijst di kantor masing-masing
- para pemuda dan pelajar mengedarkan di luar
- pendeta dan para penetua (sintua) mengumpulkan uang di kalangan orang-orang terkemuka dan jemaat-jemaat di Jakarta serta sekitarnya.
- Gaji dari para pekerja masing-masing dipotong tiap bulan 25 %.

Dalam pada itu diminta juga bantuan dari Zending Consul Dr. Slotemaker de Bruine dan Mr. Van Helsdingen (anggota kehormatan panitia pembangunan gereja). Demikianlah maka berkat bantuan ke-tiga tokoh dan bantuan yang cukup banyak dari GKI Kwitang terkumpullah uang sebanyak F.10.000. Disamping itu diadakan juga kolekte khusus di tanah Batak untuk menambah biaya yang sudah terkumpul.
.
Sesudah uang itu tersedia, maka Pdt. Peter Tambunan mengutus J.K. Panggabean, E. Sutan Harahap dan St. Henok Silitonga menghadap Burgemeester (walikota), meminta tempat gereja yang akan di bangun itu. Tanah yang diberikan ialah tanah di Gang Kernolong 37 di tempat gereja HKBP sekarang ini berdiri. Adapun aannemer (pemborong) yang banyak memberikan bantuannya membangun gedung gereja Kernolong ialah almarhum J.M. Sitinjak dari jalan Muria Menteng salah seorang tokoh lama di Jakarta.
.
Peletakan Batu Pertama Gereja HKBP Kernolong
.
Peletakan batu pertama pembangunan gereja HKBP Kernolong dilakukan pada tanggal 21 Nopember 1931, yang dilakukan oleh isteri Walikota Batavia yaitu Nyonya De Jonge didampingi Ny. Nelly Harahap. Kurang lebih setengah tahun kemudian, yakni pada tanggal 8 Mei 1932 gedung gereja yang diidamkan itupun selesai di bangun. Acara pembukaan gedung gereja dihadiri oleh Gubernur Jenderal, Walikota, Kepala Polisi, Kepala Departemen Keungan, Kepala Departemen Kesehatan, Kepala Departemen Pendidikan dan Agama, para pemimpin sekolah-sekolah Kristen, demikian juga utusan dari berbagai gereja di Jakarta. HKBP Pusat diwakili oleh Pdt. Edward Muller.
.
Renovasi Gereja
.
Pada tahun 1979 majelis mulai memikirkan kemungkinan pembangunan gereja yang baru namun karena terbatasnya biaya pembangunan tersebut belum bisa terlaksana, yang dapat diperbaiki hanya pagar gereja. Baru pada tahun 1986 gereja HKBP Kernolong dapat melakukan pembangunan dengan merobohkan gereja yang dibangun tahun 1931. Dengan menggantungkan harapan sepenuhnya kepada pengasihan Tuhan Yesus Kristus, Panitia melakukan tugasnya selama lima (5) tahun dan gedung gereja yang baru telah berdiri seperti sekarang ini, terdiri dari ruang ibadah di lt 2 (ada juga balkon) dan ruang Serba Guna yang disewakan untuk pesta dan pertemuan-pertemuan lainnya. Pada hari Minggu, 10 Maret 1991 dilaksanakan penahbiasan/peresmian gedung gereja HKBP Kernolong oleh Ephorus HKBP Pdt. Dr. S.A.E. Nababan.
.
Para pendeta yang pernah melayani HKBP Ressort Jakarta (Jakarta Kalimantan):
.
1. Pdt. Mulia Nainggolan : 1922 – 1927
2. Pdt. Peter Tambunan : 1928 – 1939
3. Pdt. Melanthon Pakpahan : 1939 – 1951
4. Pdt. Kondar Simatupang : 1951 – 1960
5. Pdt. Alfred Silitonga : 1960 – 1971
6. Pdt. P.W.T. Simanjuntak, STh : 1971 – 1974
7. Pdt. T.P. Hutagalung :
8. Pdt. A.B. Siahaan : 1974 – 1976
9. Pdt. B. Napitupulu : 1976 – 1980
10. Pdt. H.D. Sidabutar, STh : 1980 – 1984
11. Pdt. E.J.P. Sihombing, STh : 1984 – 1988
12. Pdt. D.M.T. Hutagalung, STh : 1988 – 1993
13. Pdt. K. Simaibang, STh : 1993 – 1997
14. Pdt. M.K.H. Sirait, STh : 1997 – 1999
15. Pdt. Rafles Lumban Raja, STh : 1999 – 2003
16. Pdt. P.M.H. Simangunsong, SMTh : 2003 – 2007
17. Pdt. Sabar PD. Simanungkalit : 2007 – sekarang
.
Pendeta lain yang pernah diperbantukan di HKBP Ressort Jakarta:
.
1. Pdt. H. Surtan Marpaung, STh
2. Pdt. Alboin Simanungkalit, STh
3. Pdt. S. Pasaribu
4. Pdt. D. Simangunsong
5. Pdt. Taksir Sidabutar, STh
6. Pdt. D. Hasibuan
7. Pdt. E. G. Simanjuntak
8. Pdt. Agus Dasa Silitonga (sekarang)
.
Para Sintua, Guru Huria, Bibelvrow dan Pendeta yang pernah melayani sebagai Guru Huria di HKBP Kernolong:
.
1. Gr. P.W. Situmeang : 1951 – 1954
2. St. M. Silitonga : 1959 – 1979
3. St. T. Simatupang : 1979 – 1981
4. St. G. Siregar : 1981 – 1983
5. Gr. A. Siahaan : 1981 – 1983
6. Gr. D.S. Turnip : 1987 – 1990
7. Gr. Hotler Sitompul : 1990 – 1994
8. Gr. N.W. Bancin : 1994 – 1998
9. Biv. S. br. Sitorus : 1998 – 2001
10. Pdt. R.T.L. br. Purba : 2001 - 2005
.
HKBP Kernolong Ressort Jakarta Saat ini
.
Perkembangan dan pengembangan kota Jakarta yang terus maju membuat jemaat gereja HKBP Kernolong semakin berkurang, dan perlu diketahui saat ini seperempat dari jumlah keluarga anggota jemaat HKBP Kernolong adalah na mabalu (tercatat HKBP Kernolong 400 KK). Perlu juga diketahui dari 400 KK tersebut tidak banyak lagi yang bertempat tinggal di lingkungan gereja tetapi sudah tersebar di Jakarta Pusat, bahkan di luarnya (Parserahan). Walaupun demikian, HKBP Kernolong tetap melakukan pelayanannya yaitu Tri Tugas Panggilan Gereja (Koinonia, Marturia dan Diakonia) dengan segala kekuatan yang dimilikinya. Status sebagai Gereja tua tidak membuatnya menjadi bermalas-malasan, apa yang dapat dilakukan untuk kemuliaan Tuhan akan terus dilakukan.
.
Perayaan Ulang Tahun ke-89 dan Pesta Huria tahun 2oo8
.
HKBP Kernolong yang berulang tahun ke-89 pada tanggal 20 September melakukan puncak perayaan pada Hari Minggu tanggal 16 Nopember 2008. Diharapkan untuk ulangtahun ke-90 tahun depan dapat dilakukan di bulan September. Pada perayaan tahun ini berbagai kegiatan dilakukan antara lain:
.
- Fashion Show untuk anak-anak sekolah minggu
- Lomba bercerita untuk sekolah minggu dan remaja
- Lomba Solo Vocal untuk sekolah minggu, remaja dan dewasa
- Lomba Paduan Suara antar weik
- Lomba Tenis Meja putra/putri, dan
- Lomba catur putra.
.
Pada puncak acara tanggal 16 Nopember 2008 dilakukan Ibadah Ucapan Syukur yang dipimpin Pdt. SPD. Simanungkalit (pendeta HKBP Ressort Jakarta) dan dilanjutkan perayaannya di Gedung Serbaguna sekaligus mengumpulkan dana untuk membiayai program dari Gereja HKBP Kernolong (khususnya program seksi-seksi).
.
Penutup
.
Tuhan Yesus, Raja Gereja, kiranya memberkati gerejaNya (jemaat dan majelisnya) untuk lebih meningkatkan pelayanannya di tengah-tengah dunia ini. HKBP Kernolong Ressort Jakarta, suatu ketika mungkin engkau tinggal hanya bangunan yang bersejaran yang berdiri megah karena jemaatmu sudah tersebar. Namun demikian engkau telah melakukan hal yang luar biasa untuk kemuliaan Tuhan dan selama masih ada waktu dan kesempatan tetaplah lakukan tugas panggilanmu, sebab pada waktunya semua yang di kolong langit ini akan mengalami hal yang sama. Semua akan kembali kepada penciptaNya. HKBP Kernolong kami mencintaimu, jadilah menjadi jemaat / gereja yang “Small but beautiful”.
.
Tuhan Yesus Kristus memberkati.
.
by Pdt. Agus Dasa Silitonga

Lebih Dari 700 Juta Kerugian Jemaat Akibat Banjir di Asahan Labuhan Batu

Meluapnya sungai Kualuh pada akhir Oktober lalu menyebabkan banjir besar di sepanjang sungai di Asahan Labuhan Batu.
.
Ada 5 HKBP di sepanjang sungai tersebut yang terkena banjir antara lain HKBP Lumban Hariara Res Huta Baru (120 jiwa), HKBP Aek Natas Res Huta Baru (145 jiwa), HKBP Lumban Baringin Res Huta Baru (155 jiwa), HKBP Tapian Nauli Res Pardomuan Nauli (102 Jiwa) dan HKBP Sei Paranginan Res . Pardomuan Nauli (135 Jiwa).
.
Tidak ada korban jiwa pada banjir tersebut, namun jebolnya tanggul di Desa Sialah Taji ke Kualuh Selatan Labuhan Batu ini, mengakibatkan kerugian besar bagi jemaat. Sawah, ladang dan ternak tidak bisa lagi dipanen karena terendam banjir. Seluas 127 Ha sawah dan 29 ladang jemaat resort Huta Baru tidak dapat lagi dipanen. Sehingga kerugian yang dialami jemaat diperkirakan sebesar Rp. 382.000.000, demikian dilaporkan Pdt Rudi Sitohang (Pendeta Resort Huta Baru). Pemerintah baru akan bisa memperbaiki tanggul yang jebol pada April 2009. Itu berarti masyarakat akan tinggal di pengungsian setelah tanggul diperbaiki, demikian diungkapkan Pdt. Rudi.
.
Selanjutnya menurut Pdt. Daniel Aritonang (Pendeta Resort Pardomuan Nauli) sebanyak 39 Ha sawah, 2,5 Ha ladang, 8 Ha kepala sawit dan ratusan ternak terendam banjir. Sehingga kerugian di dua gereja pagarannya tersebut diperkirakan sebesar Rp. 344.000.000. Hingga hari Rabu kemarin (5/11/2008) air masih menggenangi jalan dan rumah warga, demikian diutarakan Pdt Daniel. sehingga diperkirakan lebih dari 700 juta kerugian yang dialami jemaat HKBP. Keadaan ini semakin diperparah karena anjloknya harga sawit akibat dampak krisis global. Ekonomi warga semakin terpuruk.
.
Kepala Departemen Diakonia HKBP, Pdt. Nelson Siregar
bersama korban banjir di pengungsian

.
Bantuan yang datang masih sangat minim. Pdt. Nelson Siregar (Kadep Diakonia) turun langsung menjumpai korban banjir dan memberikan bantuan dari Kantor Pusat HKBP sebesar Rp. 3.000.000. Pdt. COR. Silaban dan Pdt. D. Aritonang juga ikut membantu korban banjir. Mereka sangat mengharapkan bantuan dari jemaat HKBP untuk meringankan penderitaan mereka. Kepada jemaat yang hendak membantu mereka, silahkan mengirim ke rekening Pos Penanggulan Banjir HKBP Pardomuan Nauli dengan Rek Bank Mandiri Cab Kisaran Reg 1070004704823 An Ucok Naibaho (kontak person Pdt. Daniel Aritonang 081397115374). Untuk bantuan ke HKBP Res Huta Baru, silahkan mengirim ke Rek BRI Cab Aek Kanopan no Rek 353401007016533 An. Pdt. Rudi P. Sihotang. Marilah kita bantu. esa
.
Sumber :HKBP Distrik VIII Jawa-Kalimantan

HKBP Kecam Karya yang Melukai Perasaan Insan Beragama di Indonesia

Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) mengecam setiap karya yang dapat melukai perasaan insan beragama di Indonesia. Pelaku dan jaringannya patut memperoleh ganjaran sesuai dengan hukum yang berlaku.
.
Ephorus HKBP, Pendeta Dr Bonar Napitupulu mengatakan hal tersebut menanggapi “komik elektronik” di internet yang menampilkan figur Nabi Muhammad. Karya semacam itu dinilai pucuk pimpinan HKBP sebagai karya yang agitatif dan propagandis.
.
Ditengarai, karya semacam itu sengaja dipublikasikan untuk meresahkan insan beragama dan memicu prasangka buruk antarkomunitas umat beragama di Indonesia.
.
Dalam kaitan itu, Ephorus mengingatkan semua insan bangsa Indonesia perihal etika komunikasi dalam konteks kebebasan berekspresi. Diakui bahwa setiap orang memiliki kebebasan untuk mengekspresikan hasil karyanya.
.
Tetapi, kata Ephorus, kebebasan dimaksud adalah kebebasan yang beretika dan bertanggung jawab. Kebebasan individu untuk menampilkan karya harus berlandaskan sikap menghormati dan menghargai hak-hak publik.
.
Ephorus mengimbau semua warga Kristen di Indonesia, secara khusus warga HKBP, untuk tidak terlibat dengan karya-karya yang dapat melukai perasaan setiap insan beragama di Indonesia. Melainkan, harus lebih giat menggunakan hak kebebesan berekspresi yang efektif dan produktif dalam memantapkan hubungan antar-insan beragama di Indonesia. rls
.
Sumber : Batak Pos

Strategic Planning Komite AIDS HKBP


Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dengan Kasih dan RahmatNya Komite HIV/AIDS HKBP sejak tahun 2003 dapat melayani dengan baik. Terimakasih kepada warga HKBP yang tetap mendukung Komite dalam menjalankan program di Komite AIDS HKBP selama ini. Kegiatan komite ini sejak 2003-2008 berjalan dengan baik dengan berbagai program kegiatan. Kegiatan ini disetujui oleh pimpinan HKBP dan direalisasikan dengan bantuan dana dari ELCA. Tahun ini berakhirlah program 2003-2008, maka akan dilanjutkan dengan program 5 (lima ) tahun ke depan yaitu program kegiatan 2009-2014.
.
Sesuai dengan berakhirnya program 2003-2008 maka pada tanggal 14-16 Nopember 2008 diadakan sebuah pertemuan guna penyusunan Rencana Strategis (Renstra) 2009-2014. Pertemuan ini berlangsung di Sopo Tornauli Parapat-Sumatera Utara.
.
Hal ini penting karena Renstra sebelumnya telah berhasil dan membuat Komite AIDS HKBP berjalan dengan baik. Hadir dalam pertemuan ini konselor dan mitra Komite HIV AIDS HKBP dari beberapa Distrik HKBP. Juga dihadiri oleh Rev. Joseph Chu dan Richard dari ELCA (Program Director, Asia Pacific. Program Focus: Health Care, Development, Education)bersama Sekretaris Jenderal HKBP Pdt. Ramlan Hutahaean, MTh.
.
Banyak hal yang dibicarakan dalam rencana strategis ini, dan semuanya bermuara kepada pengembangan Komite AIDS HKBP. Stop penyebaran HIV/AIDS! Diharapkan dalam rencana strategis ini bahwa ke depan semua Distrik di HKBP sudah memiliki unit pelayanan di bidang penanggulangan HIV/AIDS melalui komite AID HKBP. Saat ini belum semua distrik membentuk komite AIDS sebagaimanan diharapkan sebelumnya. Kita berharap oleh Praeses dan Pendeta Ressort serta para pelayan HKBP mendukung programk ini.
.
.
Menurut Dr. Loly Simanjuntak, SpPD, ketua Komite AIDS HKBP, hingga kini komite AIDS HKBP berkantor di salah satu ruangan di RS HKBP Balige. Dengan segala keterbatasannya, Komite ini dilengkapi dengan satu ruangan untuk klinik VCT dan IMS dan satu ruangan laboratorium sederhana. Ada 9 staf yang mendukung Komite AIDS HKBP yang sehari-harinya siap untuk menjadi sesama. Pokoknya Kiprah Komite AIDS HKBP lima tahun ini telah nyata dengan jelas. Mari kita dukung!
.
Sumber : Pdt. Pahala J. Simanjuntak, MTh, www.hkbp.or.id

Sekjen HKBP Imbau Warga Tak Terprovokasi

Sekretaris Jenderal (Sekjen) HKBP Pdt Ramlan Hutahaean mengimbau masyarakat Tapanuli Utara untuk tidak terprovokasi melakukan tindakan anarkis yang dapat mengakibatkan kerugian besar bagi masyarakat Taput.
.
Itu dikatakan Hutahaean menyikapi adanya tindakan anarkis massa yang merusak Kantor KPUD Taput dan Kantor Camat Tarutung karena tak puas dengan hasil pilkada Taput Senin (27/10).
.
“Saat menghadapi persoalan seperti ini, sebagai umat Kristen yang benar, maka yang diuji adalah ketangguhan iman kita. Dan sebagai umat Kristen pula haruslah menunjukkan perbedaan dengan yang lainnya dalam artian jangan berbuat anarkis. Kita juga harus selalu mengedepankan pikiran dan hati yang tenang, bukan atas dorongan emosi,” ujar Sekjen Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Ramlan Hutahaean kepada METRO, Rabu (29/10).
.
Menurutnya, untuk menghadapi persoalan yang tidak pas dengan hati, maka sebagai umat Kristen
.
Menyangkut persoalan pilkada Taput, lanjutnya, sebaiknya diselesaikan sesuai prosedur-prosedur yang berlaku. Pasalnya, ada lembaga pemerintah yang menangani hal tersebut, begitu juga dengan hukum yang mengaturnya sehingga jangan sampai membenturkan masyarakat.
.
“Apa pun persoalannya, maka serahkan saja ke pemerintah. Kan sudah ada lembaga yang berwenang menanganinya dan ada jalur hukum yang bisa ditempuh. Jangan masyarakat mau diajak-ajak hingga melakukan tindak anarkis karena hal itu jelas tidak akan memberikan rasa nyaman bagi yang melakukan sendiri maupun orang lain,” tegasnya.Berjuang untuk Kedamaian
.
Sementara itu, Korwil Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) wilayah Silindung Pdt Humala Lumbantobing juga mengingatkan masyarakat Taput agar dalam menghadapi situasi yang memanas. “Seperti saat ini yang diperlukan seluruh masyarakat harus berjuang membuat damai. Jangan sampai kedamaian tidak dijumpai lagi di Taput hanya karena pilkada,” sebutnya.
.
Dijelaskannya, Taput masyarakatnya mayoritas Kristen, maka sebagai umat Kristen hendaknya mengingat dan menjalankan pesan Tuhan Yesus yang tertulis dalam kitab Johannes 14 ayat 27. Di mana berbunyi “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahteraKu Kuberikan kepadamu dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang berikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.”
.
Dilanjutkannya, bahwa semua umat Kristen itu sama, karenanya semuanya harus menjaga agar kedamaian terwujud. Selanjuntya diingatkannya kepada seluruh masyarakat Taput, bahwa di daerah ini ke-Kristenan telah 144 tahun hadir, maka hal itu harus dijaga jangan sampai ternoda hanya karena kepentingan-kepentingan yang duniawi (politik, red) dan harus dijaga agar jangan sampai ada persepsi buruk dari masyarakat luar tentang Taput khususnya Kota Tarutung sebagai kota rohani. (hs)
.
Ribuan Massa
.
Serbu Kantor PPK Demonstrasi untuk mendesak KPUD Taput membatalkan perhitungan suara sekaligus agar pilkada Taput diulang terus berlanjut. Kali ini, massa mendatangi sejumlah kantor camat dan panitia pemilihan kecamatan (PPK) untuk menghentikan penghitungan suara hasil pilkada Taput. Seperti di Kecamatan Sipoholon dan Siatas Barita.
.
Teriakan-teriakan yang menyebut camat terlibat dalam dugaan penggelembungan suara pemilih, money politic, keterlibatan PNS dalam pilkada mewarnai demo tersebut. Mereka juga menuding bahwa PPK telah bersekongkol dengan camat dan kepala desa dalam penggelembungan suara yang diawali dengan pendataan daftar pemilih sementara sebelum ditetapkan oleh KPUD.
.
Amatan METRO hingga Rabu (29/10) malam, warga masih terus mengerumuni Kantor Camat Sipoholon. Kedatangan mereka untuk menolak dilakukannya penghitungan terhadap hasil perolehan suara dalam pilkada Taput. Massa yang datang mengatakan bahwa dalam pelaksanaan pilkada masih banyak ditemukan kecurangan-kecurangan. Termasuk banyaknya pemilih ganda dan adanya penggelembungan suara.
.
“Ini tidak benar, dan harus dihentikan. Dan tadi kita sudah menyepakati agar surat suara tidak dibuka,” terang salahseorang warga, Tulus Nababan.
.
Tulus mengatakan sebagai seorang mahasiswa dia tidak menerima jika terjadi kecurangan dalam pilkada Taput. Terlebih kecurangan tersebut dilakukan oleh aparat pemerintah. Selain itu, mereka juga tidak dapat menerima setiap masalah dalam pilkada Taput selalu dijadikan polisi sebagai penghalang untuk menuntaskannya.
.
“Kami tidak terima ini, mengapa polisi-polisi ini malah menjaga kami dan bukan menjaga surat suara. Mereka ini dibayar rakyat, tetapi mengapa mereka diam ketika hak rakyat diabaikan,” terang Fritzen Harianja.
.
Padahal menurut mereka, sebelumnya telah ada kesepakatan dengan PPK setempat agar penghitungan suara tidak dilakukan. Mereka juga meminta agar surat suara diamankan oleh pihak yang berwajib. Namun menjelang sore hari surat suara kembali dihitung dengan penjagaan ketat dari pihak kepolisian. Bahkan sempat terjadi aksi dorong mendorong dengan petugas yang menjaga. Menjelang malam, sekitar pukul 19.00 WIB, kekesalan warga dilampiaskan dengan membakar ban di depan Kantor Camat Sipoholon.
.
Sementara di Kantor Camat Siatas Barita, pulihan massa juga mendatangi Kantor Camat Siatas Barita. Merekapun bertemu dengan Ketua PPK bermarga Panjitan.dan pada saat itu terjadi kesepakatan, tidak akan dilakukan perhitungan suara.
.
Tapi, pada saat bersamaan, Kantor Camat Siatas Barita dibarikade aparat kepolisian. Berselang beberapa saat kemudian, aparat keamanan pun ditambah ke lokasi. Hanya saja, tidak ada pergerakan massa di lokasi ini. Menurut salah seorang massa yang sempat datang ke lokasi tersebut, tidak adanya demonstrasi di kecamatan ini karena mereka percaya PPK Siatas Barita tidak akan melakukan perhitungan suara. Hal yang sama juga terjadi di Kantor PPK Kecamatan Tarutung.
.
Informasi yang diperoleh wartawan di lapangan menyebutkan, hari ini akan terjadi demontrasi besar-besaran ke Kantor DPRD Taput untuk menuntut agar DPRD memberikan perhatian atas tuntutan masyarakat atas terjadinya kecurangan dalam pilkada Taput.
.
Hingga berita ini diturunkan, di Kecamatan Sipoholon, jumlah massa semakin membludak, mereka mengelilingi Kantor PPK. (jps)
.
Pendemo Diperiksa,
.
Kotak Suara DiamankanPolres Tapanuli Utara (Taput) tidak tinggal diam terhadap aksi anarkis massa yang melakukan upaya perusakan dan pembakaran Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Taput. Rabu (29/10), polisi memeriksa sejumlah tersangka yang diduga kuat sebagai pelaku perusakan. Pemeriksaan dilakukan secara estafet di ruangan Satuan Reserse Kriminal (Reskrim). Sementara surat suara masih diamankan di suatu gudang.
.
Kapolres Taput AKBP Drs Edi Napitupulu melalui Kasatreskrim AKP Amri SH kepada METRO, Rabu (29/10) mengatakan, pihaknya telah memeriksa keseluruhan tersangka pelaku perusakan dan upaya pembakaran Kantor KPUD Taput yang terjadi Selasa (28/10) siang.
.
“Kita sudah melakukan pemeriksaan sejumlah pelaku, dan sampai saat ini sedang kita periksa, termasuk saksi korban anggota KPUD Taput. Jumlah pastinya berapa, nanti saja ya,” ujar Amri.
.
Saat pemeriksaan tersebut, tampak Ketua KPUD Taput Jan Piter Lumbantoruan SH dan anggotanya Lambas Hutasoit memberikan keterangan kepada Kasatreskrim. Sementara itu di ruangan Kapolres Taput, menurut Amri, sedang ada pertemuan antara Panwaslu Pilkada Taput, Kapolres dan 4 pasangan calon bupati yakni Samsul Sianturi/Frans A Sihombing, Sanggam Hutapea/Londut Silitonga, Roy M Sinaga/Djudjung P Hutauruk, Edward Sihombing/Alpha Simanjuntak. Dua pasangan calon bupati lainnya yakni Torang Lumbantobing/Bangkit P Silaban SE dan Wastin Siregar/Norman Soaloon Silitonga tidak hadir.
.
Hingga Rabu (29/10) malam sekira pukul 20.30 WIB, belum diketahui persis apa inti dari pertemuan tersebut. Terkait pertemuan itu, Kapolres Taput Edi Napitupulu saat dihubungi METRO melalui ponselnya sekira pukul 20.45 WIB, mengaku masih rapat. “Saya masih rapat,” ucapnya singkat. Namun saat dihubungi kembali sekira pukul 22.10 WIB, ponsel Kapolres tidak diangkat.Kotak Suara Diamankan
.
Ketua KPUD Taput Jan Piter Lumbantoruan SH ketika dikonfirmasi, Rabu (29/10) di Mapolres Taput mengatakan, sesuai rencana semua kotak suara dari 15 kecamatan akan diantar ke Tarutung dan akan diamankan. “Kotak suara masuk Selasa (28/10) sesuai dengan rencana. Dan semua kotak suara itu akan diamankan di gudang,” ujar Jan Piter Lumbantoruan tanpa mau merinci di gudang mana kotak suara akan diamankan dengan alasan keselamatan.Aktivitas Warga Normal
.
Sehari pascaperusakan dan upaya pembakaran Kantor KPUD Taput yang terjadi Selasa (28/10) oleh ribuan demonstrans yang menolak hasil pilkada, aktivitas masyarakat Kota Tarutung masih berjalan normal. Namun sebagian warga mengaku was-was.
.
Amatan METRO, Rabu (29/10) aktivitas toko-toko, kantor dan Pasar Tarutung berjalan normal seperti biasa. Namun sebagian warga di Tarutung mengaku masih cemas akibat aksi anarkis para demonstran di Kantor KPUD Taput. “Saya ini tak tahu politik dan tidak mau tahu dengan kepentingan politik. Saya hanya seorang pengusaha kecil di Pasar Tarutung ini yang sehari-harinya mencari nafkah untuk kebutuhan rumah tangga. Akibat kejadian semalam (Selasa, red) saya jadi risau, bahkan anak saya tidak saya perkenankan keluar malam lagi,” ujar Inne boru Hutagalung (48) seorang pedagang di Pasar Tarutung.
.
Inne menambahkan, dirinya juga sangat menyesalkan terjadinya aksi demonstransi dan upaya pembakaran di Kantor KPUD Taput. “Kantor (KPUD, red) itu kan dekat ke Pasar Tarutung ini. Kalau seandainya benar-benar terbakar kemarin kantor itu, kami pedagang di sini bisa jadi sasaran. Saya tidak setuju dengan yang namanya demonstrasi. Kalau sudah kalah (pikada, red), ya harus sadarlah,” katanya. (hs)
.
TOBA Masih Unggul Ketua Desk Pilkada Taput Drs Sanggam Hutagalung MM mengatakan, berdasarkan data akhir yang diperoleh dari 15 kecamatan, pasangan nomor urut 1 Torang Lumbantobing-Bangkit Silaban (TOBA) masih terdepan dalam raihan suara Pilkada Taput. TOBA unggul jauh terhadap lima pasangan kandidat lainnya dengan meraup suara 34,01 persen.
.
“Data terakhir yang masuk ke Desk Pilkada Taput, TOBA masih unggul. Tetapi data tersebut ada tetap data sementara, karena yang menetapkan angkat sah dan resmi adalah KPUD Taput,” ujar Sanggam Hutagalung yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Taput
.
Sementara itu menurut jadwal, KPUD Taput akan mengumumkan pasangan calon pemenang pilkada Taput tanggal 6 November mendatang.
.
Sumber : (hs) Metro Siantar, Tapanuli Utara
Google Search Engine
Google
·

Guestbook of HKBP

·
·


Visitor Map