·

Sabtu, 06 September 2008

Ruang Favourite di Sinode Godang HKBP 2008

Tahukah Anda Tempat apa yang paling diburu orang di sinode godang HKBP 2008? Inilah urutan berdasar kepentingan dan kesesakannya :
.
1. Ruang sidang saat akan sessi pemilihan; karena takut suaranya tidak tersalur; tapi tidak untuk ibadah. Biasanya orang lebih suka di luar kongkow2 sambil ngobrol, kecuali reunian.
.
2. Ruang /meja makan. karena takut antre terlalu panjang dan akhirnya kambuh maag.
.
3. Tempat snack; idem.
.
4. Kamar mandi; karena takut kebelet.
.
5. Lapo; minum dan ajang reuni sekaligus pamer hp hahaha….
.
6. Mungkin berikutnya adalah pemandian air hangat di Sipoholon; mandi2 sampai keringat.
.
Sumber : Bakti J Situmorang

Kemajuan, Pemilihan Ephorus HKBP Tenang

"Jumlah personel yang diturunkan untuk melakukan pengamanan dalam pemilihan ephorus di hari ini mencapai 250 orang," ujar Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Tapanuli Utara, AKBP Edi Hasiolan Napitupulu kepada SP, saat dihubungi, Kamis (4/9) pagi.

Menurut Edi Hasiolan, sejauh ini belum ditemukan tanda-tanda gejolak dalam pemilihan ephorus tersebut. Napitupulu berkeyakinan, pemilihan ephorus untuk kali ini berjalan lancar.

"Mudah - mudahan berjalan dengan baik tanpa adanya perseteruan di antara jemaat HKBP. Para jemaat pun memang terlihat tenang dan tidak menginginkan adanya perselisihan dalam pemilihan ini," sebutnya.

Sejumlah tokoh nasional yang hadir dalam pemilihan ephorus tersebut adalah Mochtar Pakpahan, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Sumut, Nurdin Tampubolon dan sejumlah tokoh lainnya.
.
.
Calon Bersaing

Tiga calon akan bersaing dalam pemilihan ephorus HKBP tersebut, adalah Pdt WTP Simarmata MA (Sekjen HKBP 2004-2008), Pdt DR Bonar Napitupulu (Ephorus HKBP 2004-2008), dan Pdt Jamilin Sirait (Ketua Rapat Pendeta).

Mochtar Pakpahan menyampaikan, banyak kemajuan dalam hal pelayanan, dari awal sampai akhir pemilihan ephorus ini. Apalagi pemilihan kali ini tidak ada di antara jemaat yang berkelompok-kelompok untuk saling mendukung.

Sumber : Suara Pembaruan/VM

Rabu, 03 September 2008

Pdt WTP Simarmata MA: Marilah Menang Tanpa Mengalahkan Orang Lain

Sekjen HKBP Pdt WTP Simarmata MA dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Panitia Sinode Godang HKBP ke-59 tgl 1-7 September 2008 yang berlangsung di Sipoholon Taput, mendapat applaus tepuk tangan dari peserta dan undangan yang berjumlah sekitar 3000 orang, ketika membacakan laporannya pada acara pembukaan Sinode, Selasa (2/9-08).

Di antara undangan kelihatan Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin SE, tokoh masyarakat DR GM Panggabean, anggota-anggota DPD-RI, DPR-RI, DPRDSU, para Bupati Walikota dll.

Banyak kata-kata mutiara diucapkan Pdt WTP Simarmata, yang mengundang tepuk tangan meriah dan bernada membawa kesejukan untuk Sinode.

Di antaranya, Pdt WTP Simarmata MA yang juga calon Ephorus tersebut, dalam laporannya mengatakan : Kita boleh berbeda pendapat tapi kita tetap bersaudara. Kita boleh berbeda pilihan tetapi tetap HKBP. Sebab HKBP telah dewasa dan tidak mau mengulangi sejarah masa lalu.

“Marilah menang tanpa mengalahkan orang lain. Marilah memperkenalkan diri tanpa merendahkan orang lain.

“Marilah bergembira tanpa menyakiti orang lain. Siapapun yang terpilih adalah pilihan Tuhan. Kalau belum terpilih belum tentu kalah, tetapi karena suaranya belum mencukupi. Kita berdoa dan bersama-sama mendukungnya. Agar HKBP tetap utuh membangun bangsa, negara dan masyarakat. Yang tidak terpilih bukanlah karena kalah tetapi karena belum waktunya terpilih.

Kata-kata mutiara dari Pdt WTP Simarmata MA tersebut berulang-ulang mendapat tepuk tangan.

Isi selengkapnya laporannya yang cuma satu folio tersebut, dikutip di bawah ini.

Laporan Ketua Umum Panitia Sinode Godang HKBP ke-59 tanggal 1-7 September 2008 di Seminarium Sipoholon Tarutung.

Salam sejahtera, selamat siang, HORAS.

Yth : Ompui Ephorus HKBP beserta ibu, para Kepala Departemen beserta ibu, para Bapak Praeses dan segenap synodistan yang datang dari segenap penjuru tanah air, dari Banda Aceh dan dari Papua bahkan dari luar negeri.

Kita sangat berbahagia sekali karena acara pembukaan ini dihadiri oleh yang kita hormati Gubsu Bapak H Syamsul Arifin SE. Bapak Gubsu Syamsul Arifin seorang nasionalis sejati akrab dengan semua dan kepada penganut agama yang berbeda, menghargai kemajemukan.

Ada 3 hal yang ingin kami sampaikan. Pertama selamat atas terpilihnya menjadi Gubsu dan doa kami menyertai Bapak Syamsul Arifin mengemban tugas dan tanggungjawab memimpin Sumut. Selama kebijakan itu membela rakyat kami akan bersama-sama dengan Bapak Gubernur. Kedua selamat menunaikan ibadah puasa, sebagai penganut ajaran agama yang taat. Ketiga selamat datang di tengah-tengah warga HKBP sebagai kunjungan resmi yang pertama. Bapak pasti senang bersama kami karena disinipun banyak marga Silaban dan boru Silaban.

Tempat ini telah menjadi pusat pendidikan sejak 1901 untuk mendidik anak-anak bangsa dalam rangka memerangi kebodohan secara khusus untuk mendidik para calon guru. Kitapun sangat berterimakasih dan berbangga hati karena acara inipun dihadiri oleh para tokoh yang banyak membantu gereja-gereja di Sumatera Utara termasuk HKBP pada saat-saat dan situasi khusus yaitu Bapak DR GM Panggabean dan ibu, Bapak Ferdinand Simangunsong, Ibu Sariaty Pardede, Bapak Lundu Panjaitan SH, Bapak Nurdin Tampubolon, Bapak Parlindungan Purba, para anggota DPR RI, DPRDSU, DPRD Kabupaten/Kota dan jajaran pemerintah se-Sumut.

Kita berterimakasih atas kehadiran Ephorus Emeritus Pdt DR JR Hutauruk, Ketua Umum PGI Bapak Pdt DR AA Yewangoe, para pimpinan gereja, Ephorus GKPS Bapak Pdt Belman Dasuha STh dan ibu dan tamu dari Yasuma Dharma Kasih. Yayasan Pl Del Laguboti dan Glenages Medical Center Penang.

Hari ini, HKBP mengawali Sinode Godang HKBP ke-59 di bawah payung thema “Beritakanlah Injil kepada semua makhluk” yang paparannya akan disampaikan oleh Ephorus Emeritus Pdt DR JR Hutauruk. Dibawah terang thema itulah Sinode Godang ini.

1. Bersyukur kepada Tuhan oleh karena HKBP telah diperkenankan Tuhan untuk bersekutu, bersaksi dan melayani sambil melewati berbagai tantangan yang dihadapi dalam membangun kehidupan yang bermutu ditengah-tengah dunia ini.

2. Mengevaluasi perjalanan HKBP pada periode 2004-2008 akan apa yang telah dilakukan sedang dibenahi dan apa yang diharapkan untuk dilaksanakan pada masa yang akan datang.

3. Menetapkan RIPP (Rencana Induk Pengembangan Pelayanan HKBP) dan rencana strategis dan sikap umum HKBP 4 tahun kedepan untuk menuntun kita maju kemasa depan dengan cemerlang menjawab tantangan zaman.

4. Memilih fungsionaris HKBP yang terdiri dari Ephorus, Sekretaris Jenderal, Kepala Departemen Koinonia Marturia dan Diakonia dan 26 orang praeses yang memimpin distrik.

Sampai saat ini telah hadir peserta dari seluruh tanah air dan luar negeri yang sebagian terbesar menginap di berbagai fasilitas di kampus ini, di Pearaja dan diberbagai penginapan yang ada di sekitar kota Tarutung dan Siborongborong. Sejak kemarin, peserta merasakan kurangnya air memenuhi kebutuhan para peserta. Tetapi tidak mengganggu kehadiran karena kita semuapun merasa pulang ke kampung halaman sendiri ke Tapanuli tercinta. Doa dan harapan kami bahwa Sinode Godang ini akan berlangsung sejuk, penuh kedamaian dan bersahabat tanpa kehilangan daya kritis untuk menilai secara konstruktif perjalanan gereja kita. Kita mau melejit ke masa depan.

Kita boleh berbeda pendapat tapi kita tetap bersaudara. Kita boleh berbeda pilihan tetapi tetap HKBP. Sebab HKBP telah dewasa dan tidak akan mau mengulangi sejarah masa lalu. Marilah menang tanpa mengalahkan orang lain. Marilah memperkenalkan diri tanpa merendahkan orang lain. Marilah bergembira tanpa menyakiti orang lain. Siapapun yang terpilih adalah pilihan Tuhan. Kalau belum terpilih belum tentu kalah tetapi karena suaranya belum mencukupi. Kita berdoa dan bersama-sama mendukungnya. Agar HKBP tetap utuh membangun bangsa, negara dan masyarakat. Yang tidak terpilih bukanlah karena kalah tetapi karena belum waktunya terpilih.

Akhirnya kami ucapkan Selamat bersinode dan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya Sinode Godang ini.

Horas ma di hita sude.

Pdt WTP Simarmata MA
Sekjend HKBP/Ketum Panitia

Sumber: Harian SIB

Khotbah Ephorus GKPS Pdt Belman Dasuha STh pada Sinode Godang HKBP ke-59 di Sipoholon

Beritakanlah Injil kepada segala mahkluk (Markus 16:15B), itulah tema Sinode Godang HKBP ke-59 sekaligus tema khotbah yang disampaikan Ephorus GKPS Pdt Belman Dasuha STh. Demikian Ephorus GKPS Pdt Belman Dasuha STh memulai khotbahnya pada acara ibadah pembukaan Sinode HKBP ke-59 di Sipoholon Selasa (2/9-08) Isi selengkapnya khotbah tersebut, di kutip di bawah.

Saudara-saudara yang terkasih, Yesus berkata kepada para muridNya “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah injil”. Di awal khotbah ini saya lontarkan pertanyaan, mengapa kita bisa tertidur di dalam mobil disaat perjalanan? Jawabannya bisa beragam. Ada yang bilang bisa tidur karena ngantuk, karena capek dan pusing. Namun yang pasti adalah karena ban mobil tersebut bulat. Jika bentuk roda mobil tersebut segitiga, tentu kita tidak bisa tidur.

Jadi, jika mendengar kabar buruk, tentu anda tidak dapat tidur karena ada gangguan perasaan yang tidak menyenangkan. Illustrasi tersebut dapat dimaknai agar Sinode ini menjadi kabar baik, seperti roda mobil bulat, meski hasil keputusan di sinode tidak sesuai dengan yang kita harapkan pribadi lepas pribadi, Karena itu saudara-saudara yang terkasih, Markus berkata kepada kita semua yang hadir, melalui nats ini, menyatakan bahwa nantinya sinode ini akan menghasilkan kabar baik, dan menyampaikan injil kepada semua yang hadir.|

Saudara-saudara bila koran hari ini isinya enak kita baca hari ini juga, dan kalau dibaca besok atau lusa tentu isinya sudah tidak enak. Misalnya, di Surat Kabar Harian SIB milik Bapak GM Panggabean, ujarnya.

Tetapi Firman Tuhan meski dicetak dan ditulis lebih dari 2000 tahun yang lampau kita tidak pernah bosan bahkan banyak kerinduan yang muncul. Ephorus juga menambahkan bahwa kebersamaan dalam Sinode kali ini merupakan suatu keharusan bilamana HKBP hendak menjadi lebih baik lagi sesuai panggilan. Tuhan kepada para saudara-saudara. Kita diperintahkan menyampaikan kabar baik ke seluruh mahkluk, intinya adalah manusianya. Sebab jika manusianya sudah baik maka dia akan menjaga semua hal dengan baik. Untuk itu diharapkan kiranya menjadi manusia yang bertindak sebagai pelaku firman yang baik, pejabat gereja yang baik pasti semuanya kan baik. Saudara-saudara ini menyangkut hati, bagaimana hati saudara sekarang, mungkin ada peserta sinode ini yang tegang hatinya, namun sebaiknya anda rileks (santai) sebab firman Tuhan memberi kesejukan, damai sejahtera (Syalom).

Kembali pada para peserta diingatkan bahwa kegiatan kali ini merupakan sinode gereja yang akan menyampaikan kabar baik. Sebab saya juga selaku Ephorus di GKPS selalu mengharapkan adanya kabar baik dan melarang kabar yang tidak baik. Sebab pada dasarnya injil yang menjadi kabar baik akan memberikan kesejukan. Memang kita mengetahui bahwa ada 3 hal yang akan mengguncang gereja, yang harus kita sikapi dengan hati yang bulat yakni pertama, mutasi di tengah pelayan jemaat, bahwa rata-rata gereja luhteran berebut, melayani di tengah kota besar dan menghindar dari kampung. Kedua, periode akan halnya saat ini Sinode Godang sebagai periodesasi dalam tubuh HKBP, dan saat ini semua mata dan pikiran masyarakat luas tertuju ke ajang ini, apakah HKBP mampu menyelesaikannya dengan baik. Sedangkan yang ketiga adalah soal Keuangan, yang harus transparan dan jelas. Jika ketiga masalah tersebut disikapi dengan baik, maka warga gereja akan senang mendengar kabar baik. Meski mendengar suara-suara yang di sebar melalui beberapa media, namun satu hal utama dengarkanlah suara Tuhan yang hanya menyampaikan kabar baik, yakinlah bahwa dalam gereja ada Invisible Hand Allah yang akan menyentuh melalui Roh KudusNya untuk menjaga semua proses selama Sinode.

Dalam penginjilan pun ada 2 hal yakni melalui verbal (berkata-kata) merupakan hal yang sangat mudah, bahkan bilamana saya dibangunkan untuk berkhotbah melalui kata-kata, hal ini saya rasa dapat saya lakukan. Akan tetapi bagaimana non verbalnya (perilaku) sebab tuntutan untuk menghidupi firman Tuhan yang mengaplikasikannya dalam hidup. Sebab ada istilah dalam bahasa inggris Speak to do is more difficult than spek word (bicara melalui perbuatan itu akan lebih sulit dari berkata-kata). HKBP dalam hal ini harus kembali menganalisa diri bahwa kata-kata yang diucapkan telah banyak, sejauh mana sikap dalam kehidupan sehari-hari perlu disikapi. Saudara-saudara sewaktu menuju tempat ini kita tidak mungkin lupa akan satu hal yakni cermin, untuk melihat penampilan sekaligus mengkritik jika masih ada yang terlihat kurang baik namun kita tidak sakit hati. Untuk itu kita harus mampu menjadi cermin hidup berdasar kabar baik (injil) yang menyelamatkan jiwa-jiwa. Namun kita harus lebih dahulu menjadi baik dalam hal ini. Dalam bersinode kita mau mendengar laporan pimpinan pusat, kita mau memilih pimpinan pusat yang baru, membuat rencana kerja pada waktu yang akan datang, karena itu firman kembali mengingatkan bahwa kita harus menyampaikan kabar baik dan bukan kabar yang tidak baik.

Saudara-saudara, di masa kemajuan saat ini, banyak manusia yang ingin tampil baik dengan aroma dari minyak wangi, semua bapak dan ibu, banyak yang menggunakannya. Namun hanya dengan keringat sedikit aromanya kan berubah. Jadi kebaikan sebenarnya datang dari perilaku sebab meski jarak ratusan bahkan ribuan kilometer, jarak orang lain seperti Barrack Obama di Amerika harum sampai ke kita.

Saudara-saudara Sinodestan, pada acara ini juga tidak ada yang mau menjadi tidak harum, sebab semuanya akan berlomba menjadi harum. Syaratnya hanya satu hidup sebagai pelaku firman yang baik. HKBP harus berkeringat untuk menjadi baik dan membawa jemaatnya ke dalam kebaikan. Sebab itu gereja-gereja suku saat ini harus memahami perubahan yang terjadi, termasuk GKPS saat ini perkembangannya bersifat statis, dan tidak ada kemajuan. Untuk itu zaman sekarang harus kita sikapi dengan perubahan liturgis yang diminati jemaat untuk dipilih dalam penyampaian dan pernyataan kabar baik.

Ada 3 hal dalam ibadah yang membuat suasana lebih segar, yang pertama bentuk liturgistnya (tata kebaktian), sarana dan prasarana seperti musik, Song Leader, dan kemudian SDM dari pembawa firman, katanya.

Maka pergilah sampai ke ujung dunia memberitakan injil, dalam sinode ini merupakan momentum strategis penyampaian kabar baik. Selain itu kita juga harus menyikapi tanda-tanda zaman dengan dasar yang kuat, dimana dalam hal ini GKPS merupakan adik dari HKBP, berjalan bersama menuju tujuan kita bersama, bergandengan dan satu kata dan hati. Mari kita ciptakan sinode ini untuk menghasilkan kabar baik, sehingga warga gereja khususnya HKBP dapat tenang dan damai.

Kiranya sinode ini diberkati Tuhan, dan Tuhan merupakan Kapten Kapal (nakhoda) dalam pelaksanaan Sinode ini untuk membawa kehidupan HKBP kedalam suasana yang damai sejahtera. Dalam ibadah ini pun, kita akan melakukan perjamuan kudus yang akan menyegarkan hidup kita dengan hidup dalam kebersamaan dan juga nantinya menyegarkan jasmani kita. Karena itu tetaplah dengar suara Tuhan agar dalam pelaksanaan sinode menghasilkan tekad dan cita-cita yang bulat, bagi kemuliaanNya. Amin.

Sumber: Harian SIB

Dalam Sinode Godang HKBP, 3 Calon Ephorus, 6 Calon Sekjen Akan Dipilih

Dalam Sinode Godang HKBP 1-7 September 2008 nanti, dipastikan tampil 3 calon Ephorus, 6 calon Sekjen dan sejumlah calon Kepala Departemen.

Nama-nama calon tersebut antara lain, sebagai calon Ephorus yaitu, Pdt Dr Bonar Napitupulu (saat ini Ephorus), Pdt WTP Simarmata MA (saat ini Sekjen) dan Pdt Dr J Sirait (mantan Ketua STT Siantar). Sedangkan untuk calon Sekjen antara lain, Pdt RJ Hutagaol STh, Pdt BDF Sidabutar STh, Pdt Ramlan Hutahaean, Pdt STP Siahaan, Pdt Janter Tambunan dan Pdt Dr Darwin Lumbantobing.

Masing-masing calon yang akan tampil dalam Sinode Godang nanti, belum berhasil dikonfirmasi. Namun Ketua Umum Panitia Sinode Godang Pdt WTP Simarmata MA saat dikonfirmasi Wartawan SIB Jhon Manalu via telepon, Kamis (28/8) membenarkan nama-nama tersebut.
Disebutkan, semua calon adalah yang terbaik dari hasil sinode distrik. Masing-masing memiliki pengetahuan dan pengalaman yang berbeda-beda. Namun yang menentukan siapa yang menjadi Ephorus dan Sekjen HKBP periode 2008-2012 adalah hasil Sinode Godang nanti.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada Tuhan, bahwa Tuhan-lah yang menentukan bagi gerejaNya,” jelas Simarmata.

Ketika ditanya, apa jabatan masing-masing calon Sekjen sekarang ini. Simarmata menjelaskan, Pdt RJ Hutagaol pernah Praeses HKBP di Jawa-Kalimantan, pernah Praeses di Medan-Aceh, pernah anggota Majelis Pusat, pernah Kepala Biro Inspektorat HKBP dan belajar di Australia.

Pdt Ramlan Hutahaean saat ini Pendeta Resort di Jakarta, pernah Majelis Pusat dan Biro Personalia HKBP. Pdt STP Siahaan pernah Biro Keuangan dan pernah Praeses di Jawa-Kalimantan dan di Labuhan Batu. Pdt BDF Sidabutar saat ini Praeses Jawa-Kalimantan. Sedangkan Pdt Dr Darwin Lumbantobing saat ini sebagai Ketua STT HKBP Siantar.

Menyinggung untuk calon Kepala Departeman Koinonia, Marturia dan Diakonia?. Sekjen HKBP itu mengatakan, calon Kepala Departemen Koinonia ada muncul nama antara lain Pdt Welman Tampubolon STh saat ini Praeses Silindung, Pdt BM Siagian saat ini Kepala Departemen Koinonia. Untuk Kepala Departemen Marturia antara lain Pdt SMP Hutasoit saat ini Praeses Sibolga, Pdt JAU Doloksaribu MMin saat ini Praeses di Jakarta, Pdt Dr B Nainggolan dosen STT HKBP dan Pdt JM Manullang MTh saat ini Praeses Sumbangsel.

Sedangkan untuk calon Kepala Departemen Diakonia antara lain, Pdt Nelson Siregar saat ini Kepala Diakonia dan Pdt Dr Plasthon Simanjuntak saat ini Praeses Sumatera Timur.

Sementara itu, menurut Praeses HKBP Distrik X Medan-Aceh Pdt Midian KH Sirait saat dikonfirmasi, Kamis (28/8) juga membenarkan nama-nama kandidat itu. Sedangkan untuk calon Kepala Departemen Marturia ditambahkannya, Pdt COR Silaban.

Midian, menambahkan, semua calon tersebut sudah final karena merupakan hasil sinode distrik pada Juli 2008 lalu.

Dijelaskan, untuk calon Praeses akan ditentukan oleh Ephorus terpilih sebanyak 52 calon, kemudian di sinode dipilih 26 orang menjadi Praeses. Ia berharap, sinode godang tersebut berlangsung dalam damai. (M19/u)

Sumber: Harian SIB

Sinode Agung HKBP 1-7 September 2008, Akan Memilih Ephorus yang ke-14 dan Sekjen ke-9

Aturan Peraturan (AP) HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) tahun 2002 ditetapkan di Sinode Agung HKBP, Jumat tanggal 4 Oktober 2002 dan mulai berlaku sejak 1 Januari 2004. Dari 1 Januari 2004 hingga Sinode Agung bulan Nopember 2004, adalah masa peralihan. Selama masa peralihan itu Aturan Peraturan 1982-1992 dan 1994-2004 masih berlaku hingga terpilihnya Pimpinan HKBP dan Praeses HKBP pada Sinode Agung Nopember 2004.
Karenanya, pemilihan Pimpinan HKBP dan Praeses HKBP di Sinode Agung Nopember 2004, dilaksanakan sesuai dengan Aturan Peraturan baru (AP 2002).

Menurut Aturan dan Peraturan HKBP tahun 2002, Pimpinan HKBP terdiri dari 5 (lima) orang yakni Ephorus, Sekjen serta Kepala Departemen Koinonia, Marturia dan diakonia serta periodenya 4 (empat) tahun. Sementara sebelum berlakunya Aturan dan Peraturan HKBP Tahun 2002 yang mulai berlaku 1 Januari 2004, Pimpinan HKBP hanya terdiri dari Ephorus dan Sekjen serta masa periodenya 6 (enam) tahun.

Seperti diberitakan SIB, Ephorus HKBP Pdt Dr Bonar Napitupulu 3 Pebruari 2008 di Wisma GMI Parapat pada rapat pendeta HKBP Distrik X Medan-Aceh mengatakan, Pimpinan HKBP telah menetapkan Sinode Agung HKBP dilaksanakan 1-7 September 2008 di Seminarium Sipoholon Tarutung, Taput, untuk memilih Ephorus, Sekjen, Kepala Departemen Koinonia, Marturia dan Diakonia HKBP serta 26 Praeses HKBP periode 2008-2012. Sesuai Aturan dan Peraturan HKBP Tahun 2008, nama-nama calon untuk Pimpinan HKBP dan 26 Praeses HKBP, dipilih dalam Sinode Distrik HKBP yang terlaksana antara 7-10 Juli 2008. Nama-nama calon yang terpilih dalam Sinode Distrik akan diajukan ke Sinode Agung untuk dipilih peserta Sinode Agung HKBP yang direncanakan berlangsung 1-7 September 2008 di Seminarium Sipoholon, Tarutung, Taput.

Menurut Almanak HKBP Tahun 2008, Sinode Agung HKBP yang direncanakan berlangsung 1-7 September 2008 di Seminarium Sipoholon, Tarutung, Taput akan memilih Ephorus HKBP yang ke-14, Sekjen yang IX serta Kepala Departemen Koinonia, Kepala Departemen Marturia serta Kepala Departemen Diakonia yang ke-2.

Para Ephorus HKBP tahun 1881-2008 masing-masing Pdt DR IL Nommensen (1881-1918), Pdt Valentin Kessel (Pejabat Ephorus) 1918-1920, Pdt DR J Warneck (1920-1932), Pdt P Landgrebe (1932-1936), Pdt DR E Verwiebe (1936-1940). Kelima Ephorus tersebut adalah orang Jerman (Eropa) dan baru Ephorus ke-VI yakni Pdt K Sirait (Orang Batak) menjadi Ephorus HKBP (1940-1942), Pdt DR hc. J Sihombing (1942-1962), Ds DR hc. TS Sihombing (1962-1974), DS GHM Siahaan (1974-1986), Pdt DR SAE Nababan LLD (1986-1992), Pdt DR PWT Simanjuntak (1992-1998), Pdt DR JR Hutauruk (1998-2004) serta Pdt Dr Bonar Napitupulu (2004-2008), serta Sinode Agung 1-7 September 2008 akan memilih Ephorus HKBP periode 2008-2012.

Sementara Sekretaris Jendera HKBP sejak 1950-2008 masing-masing Ds K Sitompul (1950-1957), Ds DR TS Sihombing (1957-1962), Ds GHM Siahaan (1962-1974), Pdt DR FH Sianipar (1974-1978), Ds PM Sihombing (1978-1986), Pdt OPT Simorangkir (1986-1992), Pdt DR SM Siahaan (1992-1998), Pdt WTP Simarmata (1998-2008) serta Sinode Agung 1-7 September 2008 akan memilih Sekjen yang ke-IX.

Sementara Kepala-kepala Departemen HKBP periode 2004-2008 terdiri dari Pdt Bistok M Siagian STH (Kepala Departemen Koinonia), Pdt Manumpan H Sihite STh (Kepala Departemen Marturia) dan Pdt Nelson F Siregar STh (Kepala Departemen Diakonia). Jadi, pemilihan ketiga kepala departemen pada Sinode Agung HKBP, 1-7 September 2008 nantinya merupakan pemilihan yang kedua. Sebab, pemilihan ketiga departemen baru terlaksana setelah berlakunya Aturan dan Peraturan HKBP Tahun 2002. (Pariaman Pakpahan)

Sumber:
Harian Sinar Indonesia Baru (SIB), dan http://www.simarmata.or.id

Pembukaan Sinode Godang HKBP ke-59

Seminarium Sipoholon,

Sinode Godang HKBP dilaksanakan setiap 4 tahun sekali; dan setiap 4 tahun sekali itulah perjumpaan sesama pendeta dan sintua berlangsung. Bercerita, bercanda serta bertukar pikiran menghiasi hari pertama Sinode Godang HKBP di Seminarium Sipoholon. Kisah lampau dikenang dan dikemas dengan tawa dan canda. Bagi HKBP yang jemaatnya tersebar di dunia memanglah wajar memanfaatkan Sinode Godang untuk wadah bertemu dan bercanda bersama. Ada juga yang memakai pertemuan di Sinode Godang ini untuk saling berkenalan mengingat banyaknya jumlah peserta yang belum pernah bertemu sebelumnya. Pada hari pertama Sinode Godang HKBP juga dipakai untuk pendaftaran para sinodestan, dan peninjau. Banyaknya jumlah para peserta, serta terlembatnya kredensi yang diterima panitia membuat panitia bekerja ekstra keras. Bagian sekretariatan misalnya yang tiada habis-habisnya terus melayani para peserta dan bekerja hingga pukul 01.00 wib.

Pada esok harinya, pembukaan Sinode Godang HKBP ke-59 dilaksanakan melalui kebaktian dan acara Perjamuan Kudus. Hadir kurang lebih 2.000 pada pembukaan Sinode Godang tersebut. Semuanya ini berasal dari unsur Pendeta, utusan Guru Huria,utusan Bibelvrow, utusan Diakones, Sintua yang merupakan utusan dari Ressort, utusan Parompuan dan utusan Pemuda, serta peninjau dan wartawan. Dari semua peserta, turut hadir juga para peninjau yang datang dari setiap distrik. Setelah acara kebaktian selesai panitia langsung melakukan penyambutan atas hadirnya Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin Silaban, SE beserta Rombongan yang terdiridari Bupati dari kawasan Tapanuli, diantaranya Torang Lumbantobing Bupati Tapanuli Utara, Mangindar Simbolon Bupati Samosir, St. Monang Sitorus Bupati TOBASA, Sahat Panggabean, MM Walikota Sibolga, St. Drs Maddin Sihombing MSi Bupati Humbang dll. Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh Pdt. Donald Sipahutah, STh dan mengheningkan cipta yang di pimpin langsung Op Ephorus Dr. Bonar Napitupulu acara di lanjutkan dengan penyampaian kata-kata sambutan. Gubernur Sumatera Utara dalam sambutannya berpesan: �jagalah kedamaian, sabar itu pahit tapi buahnya pasti manis. Sabar melakukan perjalanan itu jangan malas. Saudara jadilalah kristiani yang baik tapi bukan berarti berhenti. Apabila ada terjadi keributan di Sinode Godang ini saya akan ber-Doa supaya judas-judas itu di selesaikan, karena yang paling tahu menyelesaikan judas-judas itu adalah Tuhan�,
.
Sumber : www.hkbp.or.id
Google Search Engine
Google
·

Guestbook of HKBP

·
·


Visitor Map